20 Februari 2009

Mengapa PENGAJARAN TABERNAKEL?

Pengajaran Tabernakel adalah doktrin Alkitabiah seutuhnya berdasarkan pola Kerajaan Sorga (Ibr. 8:5), yakni Pola Keselamatan dari Allah. Melalui Pola yang Alkitabiah ini yang kemudian disebut pola Pengajaran Tabernakel, manusia secara tepat dan pasti dibimbing untuk menemukan dan menerima KESELAMATAN KEKAL dari Allah melalui satu-satunya JALAN yaitu TUHAN YESUS KRISTUS.

LATAR BELAKANG

Rahasia (Pengajaran) Tabernakel yang Alkitabiah ini diilhamkan Allah kepada hambaNya, Pdt. F. G. Van Gessel (Blitar 1893 – Abepura 1958) di suatu pagi yang tak terlupakan di Jawa Timur (1935), pada saat beliau membaca Injil Yohanes 1:14. Urapan Roh Kudus begitu kuat menguasai beliau sehingga beliau membacanya tidak seperti biasanya namun demikian: 'Dan Firman telah menjadi daging dan bertabernakel (bhs. Yunani skenoo, artinya: mendirikan / tempat tinggal sementara) diantara kita..."

Sejak hari itu pengungkapan rahasia Tabernakel ini terus berlanjut bagi beliau yang khusus membaca, menekuni, menggali, dan menghayati kebenaran tsb, yang ada dalam kitab Keluaran; maka lebih banyak lagi rahasia Ilahi yang terkandung dalam Kemah Suci atau Tabernakel dibukakan. Dan tersusunlah seluruh Perjanjian Lama (39 kitab) dan seluruh Perjanjian Baru (27 kitab) dalam Pola Pengajaran Tabernakel yang ajaib ini. Bahkan semakin jelas, gamblang dan sangat tepat menyatakan hubungan antara gereja Tuhan sebagai Tubuh Kristus yang Am dengan Kristus sebagai Kepala (Ef. 1:22, 23; 5:23, 32).

SASARAN AKHIR YANG TERARAH PASTI

Maka tujuan akhir dari Pengajaran Tabernakel ini adalah menyiapkan gereja sebagai Mempelai Wanita Anak Domba (Yoh. 3:29) yang dipersiapkan bagi Mempelai Pria Sorga yaitu Kristus, (2Kor.11:2, Why. 19:7-8)! Itulah yang sering disebut Kabar Mempelai dalam Terang Tabernakel yang dengan pasti membawa gereja melangkah menuju sasaran yang mulia: Perjamuan Kawin Anak Domba (Why. 19:7).


Dari LEMPIN-EL sampai STTIA

Pada tahun 1968. Pdt. In Yuwono (1927‑1989), salah seorang murid dari Pdt. F. G. van Gessel, didukung oleh rekan‑rekan hamba Tuhan lainnya, telah mendirikan Lembaga Pendidikan Elkitab (LEMPIN-EL) di Surabaya; dan kemudian dilanjutkan oleh Pdt. Pong Dongalemba (1936‑2002), sampai angkatan ke XXVI (2002). Dalam menghadapi pelayanan yang semakin kompleks, dipandang perlu untuk meningkatkan wawasan hamba – hamba Tuhan di dalam Kabar Mempelai, maka pada tahun 2004, Pdt. Paulus Budiono bersama rekan-rekan hamba Tuhan dalam dan luar negeri bersepakat meningkatkan status LEMPIN-EL menjadi suatu program Pendidikan Alkitab dengan tetap berlandaskan pada Kabar Mempelai dalam Terang Tabernakel, yaitu:

Sekolah Alkitab Pengajaran Tabernakel
Kabar Mempelai Internasional
( SAPTA KMI )

Hingga tahun 2007, SAPTA KMI telah menghasilkan Angkatan ke-tiga, namun pada era globalisasi ini dimana tantangan dalam pelayanan hamba-hamba Tuhan dirasakan semakin besar dan bersifat multi-dimensional maka Pdt. Paulus Budiono bersama para dewan guru terus berbenah untuk meningkatkan SAPTA KMI menjadi sebuah Sekolah Tinggi Teologi (STT). Pendidikan teologi dipandang sangat perlu untuk meningkatkan kualitas pelayanan hamba-hamba Tuhan dalam Kabar Mempelai pada zaman akhir ini.

Hanya oleh Kasih & KemurahanNya, pada bulan Agustus 2007 dibuka Program Pendidikan Sarjana Teologi Strata 1 (S-1) yaitu :

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI
TABERNAKEL INDONESIA

disingkat: STTIA


Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia ( STTIA ) dikelola oleh Yayasan Tabernakel ( Skene Tou Theou ) bersama :

Sidang Jemaat Gereja ‘Kristus Ajaib’,
Jl. Johor 47 – Surabaya

dan

Sidang Jemaat Gereja ‘Kristus Gembala’
Jl. Lemah Putro I / 18 – Surabaya







VISI & MISI

Visi

Dengan pola Tabernakel (pola Kerajaan Surga) yang berlandaskan sepenuhnya pada Alkitab menuju ke arah pembentukan gereja Tuhan yang Am, sebagai Mempelai Wanita Kristus yang menantikan kedatangan Tuhan Yesus Kristus, Mempelai Pria Surga.

Misi

STTIA mengajarkan :

1. Alkitab adalah firman Allah yang seutuhnya yang tidak ada kesalahan dalam naskah aslinya.

2. Tuhan Yesus Kristus adalah wujud Allah Tri Tunggal

3. Tuhan Yesus Kristus adalah Tabernakel sejati

4. Tuhan Yesus Kristus adalah Mempelai Pria Surga bagi orang-orang kudus yang adalah Mempelai Wanita-Nya

5. Tuhan Yesus Kristus adalah Kepala Gereja dan Juruselamat manusia.




PROGRAM PENDIDIKAN

Program Pendidikan yang ada di STTIA adalah Pendidikan Teologi Jurusan Kependetaan :

° Program Diploma: D2 (Non Gelar) selama 2 tahun

° Program Diploma: D3 (Non Gelar) selama 3 tahun

° Program Sarjana Strata-1 selama 4 tahun dengan gelar S.Th




KURIKULUM

( Program Sarjana S-1 : 160 SKS )
Pendidikan Pancasila
Komunikasi
Sosiologi
Bahasa Indonesia
Inggris Teologi
Pembimbing & Pengetahuan PL
Pembimbing & Pengetahuan PB
Pembimbing Teologi Sistematika
Hermeneutika
Bahasa Yunani & Bahasa Ibrani
Filsafat
Teologi Perjanjian Lama
Teologi Perjanjian Baru
Pengajaran Tabernakel
Pengajaran Tahbisan
Soteriologi
Pengajaran Mempelai
Exposisi PL & Exposisi PB
Pneumatologi ( Doktrin Roh Kudus )
Eskatologi
Teologi Kontemporer
Dogmatika ( Doktrin Allah, Kristologi & Bibliologi )
Eksegesa PL & PB
Etika Kristen
Sejarah Gereja Umum
Sejarah Gereja Indonesia
Pastoral
Homiletika
Kepemimpinan Kristen
Misiologi
Oikumenika
Apologetika
Pembinaan Warga Gereja
P.A.K Anak
Pengantar Musik Gereja
P.A.K Remaja / Kaum Muda
Liturgika
Teologi Agama-agama & Lintas Budaya
Metodologi Penelitian
Psikologi Umum
Komputer & Internet
Islamologi
Manajemen Gereja
Transformasi Konflik
Praktek Pelayanan Lapangan
Skripsi

DOSEN PENGAJAR, antara lain :

Diasuh oleh para Dosen pengajar yang sudah berpengalaman puluhan tahun dalam penggembalaan / pelayanan / pendidikan Teologi a.l. :

ö Pdt. Paulus Budiono
ö Pdt. DR. Junias Dharma Sutedja
ö Pdt. Isak Suria, D.Th
ö Pdt. Ranto Sari Siahaan, M.Div., D.Th ©
ö Pdm. Kuntjoro Tjondro Tengoro, M.Div
ö Pdt. S. Frets Pinaria
ö Pdm. Sony Gamaliel Budiono, M.Min
ö Dr. Maarten L. Souhoka, SH.MS
ö Drs. Harianto GP, M.A, M.Div, Th.M
ö Rubin Lukito, ST, BCM, GDCM
ö Pdm. Joko Waluyo, S.Th.
ö Pdt. Ayub Mulyono
ö Pdp. Rudy Hartono, M.A.
ö Pdm. Budy Avianto
ö Pdm. Fransisca Abigail Susana, D.Th.
ö Pdt. Lukas, S.Th.
ö Pdm. Lanny Laras Tumbel, Th.M.
ö Pdm. Jakob Djoko Basuki, B.A.
ö Pdm. Ii Varia Indahyani, S.Th.
ö Pdt. Yosia G. Sugiyanto
ö Pdt. Linda Bustan, M.Div.
ö Ev. Frans Kairupan
ö Vonny L. Saubaki, S.Th.
ö Pdm. Jusuf Wibisono
ö Pdp. Stevanus P, S.Th.
ö Pdm. Janche Suhatan
ö Pdt. Willy Purwosuwito, S.Th, M.A.
ö Dra. Lindawati Santoso
ö Astrid Wibisono, S.Pd.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut